Diperbarui 17 Agustus 2026.
NIB memang bisa terbit melalui OSS, tetapi tujuannya bukan sekadar mendapatkan nomor. Data di dalamnya harus cocok dengan siapa pelaku usahanya, apa kegiatannya, di mana lokasinya, dan izin lanjutan apa yang diwajibkan.
Jawaban singkatnya: siapkan profil pelaku usaha, jelaskan kegiatan dengan bahasa operasional, pilih KBLI yang benar, lengkapi data lokasi, lalu baca keluaran berbasis risikonya. Jangan berhenti hanya karena NIB sudah muncul.
Sebelum masuk OSS, ceritakan bisnisnya dulu
Jelaskan apa yang dibuat atau dijual, siapa pembelinya, bagaimana prosesnya, dari mana layanan diberikan, dan apakah ada lokasi khusus. Penjelasan ini menjadi dasar untuk memilih KBLI serta menilai perizinan.
Sejak PP Nomor 28 Tahun 2025 berlaku, perizinan berusaha berbasis risiko perlu dibaca dengan aturan terbaru. Panduan lama yang masih hanya mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2021 tidak lagi cukup.
1. Pastikan profil pelaku usaha
Tentukan apakah pengajuan dilakukan sebagai orang perseorangan atau badan usaha. Periksa identitas, alamat, kontak aktif, penanggung jawab, pengurus, dan dokumen pendirian bila ada. Kesalahan ejaan atau data berbeda antar-sistem dapat memperlambat proses.
2. Uraikan kegiatan seperti benar-benar dijalankan
Hindari deskripsi terlalu umum seperti “perdagangan” atau “jasa”. Jelaskan objek, proses, pelanggan, kanal penjualan, dan sumber pendapatan. Bisnis makanan, misalnya, dapat memproduksi kemasan, menjual eceran, menerima katering, atau menjadi distributor. Aktivitasnya tidak selalu memiliki pemeriksaan yang sama.
3. Pilih KBLI, jangan menebaknya
Cari kode berdasarkan kegiatan nyata, lalu baca uraian dan cakupannya. Periksa pula kegiatan utama dan penunjang. Menambahkan banyak KBLI tanpa alasan bukan jalan pintas karena setiap kode dapat membawa persyaratan serta risiko sendiri.
4. Lengkapi data lokasi dan kegiatan
Siapkan alamat proyek, status tempat, luas, tenaga kerja, kapasitas, investasi, produk atau jasa, serta data lingkungan atau bangunan bila diminta. Kebutuhan berbeda menurut sektor dan tingkat risiko.
5. Baca keluaran berbasis risikonya
- Risiko rendah: NIB dapat menjadi keluaran utama.
- Risiko menengah: kegiatan dapat memerlukan sertifikat standar dan pemenuhan persyaratan.
- Risiko tinggi: kegiatan dapat memerlukan izin dan verifikasi sebelum dijalankan.
Kegiatan tertentu juga dapat membutuhkan Persyaratan Dasar, Perizinan Berusaha, atau PB-UMKU. Jadi, NIB terbit belum selalu berarti seluruh proses selesai.
6. Simpan bukti dan daftar tindak lanjut
Unduh dokumen, simpan bukti pengajuan, catat status, dan buat daftar komitmen yang belum selesai. Tentukan siapa yang memantau setiap item, terutama jika perusahaan memiliki beberapa KBLI atau lokasi.
Kesalahan yang sering terjadi
- memilih KBLI dari nama bisnis, bukan dari kegiatan;
- memakai alamat yang tidak konsisten;
- menganggap semua selesai setelah NIB terbit;
- membiarkan sertifikat standar atau izin tanpa tindak lanjut;
- menambah kegiatan tanpa memperbarui OSS.
Sumber resmi
Ingin memeriksa akun atau menyiapkan pengajuan? Lihat Jasa NIB dan OSS Rumi atau ceritakan status perizinan Anda.